DESAIN PEMBELAJARAN ASSURE MODEL
SMP AL-MUALIMIN YOGYAKARTA
A. DEFINISI ASSURE MODEL
Pada masa sekarang ini guru atau oengajar harus menghadapi tantangan bagaimana mengajar dengan baik, bagaimana mengajar agar siswa tidak bosan, dan yang terpenting adalah bisa diterima oleh siswanya. Tentu ini bukan tantangan ringan , karena setiap guru dari berbagai daerah mempunyai kelebihan dan juga kekurangan dari berbagai aspek baik pendidikan dan juga asilitas dari sekolah itu sendiri yang nantinya akan menentukan kegiatan pembeljaran isa diterima oleh sisa atau tidak.
Assure model merupakan perancangan yang bisa membantu untuk bagaimana cara merencanakan , mengidentifikasi menentukan tujuan memilih metode dan bahan serta juga evaluasi dan revisi itu sendiri.
1. Analyze the Learner (analisa pebelajar)
Tujuan utama dalam menganalisa termasuk pendidik dapat
menemui kebutuhan belajar siswa yang urgen sehingga mereka mampu mendapatkan
tingkatan pengetahuan dalam pembelajaran secara maksimal. Analisis pembelajar
meliputi tiga faktor kunci dari diri pembelajar yang meliputi sebagai
berikut.
1. Generic Characteristic ( Karakteristik umum)
2. Specific Entry
Competencies (Mendiagnosis kemampuan awal pembelajar)
3. Learning Style (Gaya
Belajar)
Dari data yang kami dapatkan di SMP Al-Mualimin , siswa cenderung tertarik ketika guru menggunakan media IT, selain itu disetip kelas sudah mendukung dengan adanya projector sehingga memudahkan guru dlam menyampaikan materi. Untuk kurikulum mereka masih sama dengan SMA lin, tpi dalam jangka pendek merekan akan mengubah ke kuriulum seperti SMA yang ada di Amerika.
Untuk kemampuan , siswa ada kelas multi lingual dan kels reguler jadi ada perbedaan yang signifikan dari kemampuan siswa itu sendiri.
2. State Standard and Objective (Menentukan standar dan juga tujuan)
Tahap
selanjutnya dalam ASSURE model adalah merumuskan tujuan dan standar. Dengan
demikian diharapkan peserta didik dapat memperoleh suatu kemampuan dan kompetensi.
Banyak dari para pengajar di Indonesia yang kurang akan persiapan sebuah RPP, itupun juga kami dapati masalah seperti itu di SMA Al-Mualimin.
3. Select Straitegies , Technology, Medi and Materials. (Memilih strategi teknologi , media dan bahan ajar)
Langkah selanjutnya dalam membuat pembelajaran yang
efektif adalah mendukung pemblajaran dengan menggunakan teknologi dan media
dalam sistematika pemilihan strategi, teknologi dan media dan bahan
ajar (Amanah, 2011).
Sebelum memanfaatkan media dan bahan yang ada,
sebaiknya mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.
a. Mengecek
bahan (masih layak pakai atau tidak).
Pendidik
harus melihat dulu materi sebelum mennyampaikannya dalam kelas dan selama
proses pembelajaran pendidik harus menentukan materi yang tepat untuk audiens dan
memperhatikan tujuannya.
b. Mempersiapkan
bahan.
Pendidik
harus mengumpulkan semua materi dan media yang dibutuhkan pendidik dan peserta
didik. Pendidik harus menentukan urutan materi dan penggunaan media. Pendidik
harus menggunakan media terlebih dahulu untuk memastikan keadaan media.
5. Require Learner Participation ( Mengembangkan partisipasi peerta didik)
Tujuan
utama dari pembelajaran adalah adanya partisipasi siswa terhadap materi dan media yang kita tampilkan. Seorang guru pada era
teknologi sekarang dituntut untuk memiliki pengalaman dan praktik
menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi ketimbang sekedar
memahami dan member informasi kepada siswa. Ini sejalan dengan gagasan
konstruktivis bahwa belajar merupakan proses mental aktif yang dibangun
berdasarkan pengalaman yang autentik, diman para siswa akan menerima umpan
balik informatif untuk mencapai tujuan mereka dalam belajar
6. Evaluate and Revise (mengevaluasi dan Merevisi)
Penilaian dan perbaikan adalah aspek yang sangat
mendasar untuk mengembangkan kualitas pembelajaran. Penilaian dan perbaikan
dapat berdasarkan dua tahapan sebagai berikut.
1. Penilaian hasil belajar
a. Penilaian
Hasil Belajar Siswa yang Otentik.
b. Penilaian Hasil
Belajar Portofolio
c. Penilaian
Hasil Belajar yang Tradisional/ Elektronik.
2. Menilai dan memperbaiki strategi, teknologi dan media.
3. Revisi strategi, teknologi dan Media.
2. Menilai dan memperbaiki strategi, teknologi dan media.
3. Revisi strategi, teknologi dan Media.
Evaluasi berfungsi sebagai umpan balik untuk orang
tua, guru, pengembang kurikulum,pengambil kebijakan.